0


Mikroskop merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melihat mikroorganisme atau objek-objek kecil lainnya. Mungkin kita semua sudah pernah melihat dan menggunakannya ketika masih sekolah dulu. Apalagi bagi orang-orang yang bekerja di sebuah laboratorium pasti sering kali menggunakan mikroskop pada setiap aktivitas penelitian atau pengamatan. Mikroskop yang paling banyak diperjualbelikan atau dipergunakan di Indonesia ada dua jenis yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop listrik (elektron). Perbedaan dari kedua jenis mikroskop tersebut hanya terletak pada fitur-fiturnya saja. Dimana pada mikroskop listrik dilengkapi dengan fitur digital dan terdapat lampu senter untuk memberikan cahaya pada objek sehingga bisa lebih jelas tertangkap oleh mata. Sedangkan mikroskop cahaya tidak ada fitur digitalnya dan sumber cahayanya menggunakan cahaya lampu ruangan atau cahaya dari sinar matahari.

Berdasarkan dari lensa okulernya, mikroskop terbagi menjadi dua jenis yaitu mikroskop monokuler dan binokuler. Untuk mikroskop monokuler hanya memiliki satu lensa okuler. Sedangkan mikroskop binokuler terdapat dua lensa okuler. Nah mungkin sebagian dari anda yang sering menggunakan mikroskop pada setiap aktifitas pengamatan di laboratorium, namun apakah anda sudah mengetahui bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya masing-masing. Mari simak dibawah ini akan saja jelaskan satu per-satu:

1. Lensa Okuler
Bagian paling penting pada mikroskop adalah lensa. Lensa okuler terletak pada bagian atas mikroskop yang akan berhubungan langsung dengan mata si pengamat (pengguna mikroskop). Jumlah lensa okuler ada yang satu, dua hingga tiga buah sesuai dengan jenis mikroskopnya. Fungsi dari lensa okuler ini untuk memperbesar bayangan obyek yang diamati.
2. Sekrup Lensa Okuler
Bagian ini bentuknya seperti tuas yang bisa diputar untuk mengarahkan lensa okuler sehingga pengamat tidak terlalu menunduk atau tidak terlalu ketinggian sehingga lensa okuler bisa pas di mata pengamat.
3. Revolver
Bagian ini terletak dibawah tabung lensa okuler dan sebelum lensa obyektif. Revolver berfungsi untuk memutar lensa-lensa obyektif yang terdapat pada mikroskop yang digunakan supaya bisa mengganti-ganti ukuran lensa obyektif supaya mendapatkan perbesaran yang pas dengan objek yang diamati.
4. Lensa Obyektif
Selain ada lensa okuler di mikroskop, ada pula lensa obyektif yang letaknya berdekatan dengan obyek yang diamati dan menempel pada revolver. Pada umumnya lensa obyektif ini berjumlah tiga sampai empat buah dengan pembesaran antara 5x hingga 100x. Fungsi lensa obyektif untuk memperbesar bayangan obyek yang diamati.
5. Sekrup kasar (Makrometer)
Bagian bentuknya seperti tuas bulat yang bisa diputar untuk mendapatkan pembesaran besar (40x hingga 100x) sehingga objek bisa dilihat lebih jelas.
6. Sekrup halus (Mikrometer)
Bagian ini bentuknya seperti tuas bulat dengan ukuran yang lebih kecil daripada sekrup kasa dan juga yang bisa diputar. Fungsi sekrup halus mendapatkan pembesaran kecil (5x hingga 10x) agar objek bisa dilihat lebih jelas.
7. Meja Preparat
Bagian ini berbentuk seperti papan persegi dan fungsinya sebagai tempat menaruh obyek yang diamati.
8. Pegangan Mikroskop (Statif)
Bagian ini bentuknya seperti leher yang menghubungkan antara bagian lensa dengan meja dan fungsi dari statif sebagai pegangan untuk memindahkan mikroskop dari tempat satu ke tempat lain.
9. Kondensor
Bagian ini letaknya di bawah meja preparat dan berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin sehingga dapat difokuskan pada obyek yang diamati.
10. Cermin
Semua jenis mikroskop terdapat dua jenis cermin yaitu cermin datar dan cermin cekung. Kedua jenis cermin tersebut berfungsi untuk menangkap cahaya untuk diteruskan pada kondensor.
11. Diafragma
Lokasi bagian ini tepat dibawah kondensor atau disebelahnya dan bentuknya seperti kepingan agak pipih yang bisa diputar. Fungsi bagian ini untuk mengatur besar kecilnya cahaya yang masuk pada obyek yang diamati.
12. Kaki Mikroskop
Bagian ini terletak paling bawah mikroskop dan berfungsi sebagai peyangga agar lensa tidak goyang.

Dengan anda mengetahui bagian-bagian penting dari sebuah mikroskop baik itu mikroskop binokuler ataupun monokuler maka anda akan lebih profesional dalam menggunakan mikroskop ketika melakukan sebuah penelitian atau pengamatan terhadap suatu obyek. Mungkin anda juga perlu mengetahui toko online yang menjual berbagai macam jenis mikroskop dengan kualitas terbaik di Indonesia dan harga paling murah. Toko online tersebut memiliki alamat domain yaitu www.alatkesehatan.id. Sedangkan pemilik toko online ini adalah PT. Gesunde Medicalindo Persada yang dikenal sebagai distributor terbesar di Indonesia yang Jual Mikroskop Monokuler dan Binokuler.

Dikirim pada 01 Februari 2017 di Info Menarik Lainnya


connect with ABATASA